1.
Profil Perusahaan
Seiring
jalannya waktu dan perkembangan teknologi, persaingan sangat ketat khususnya pada dunia konstruksi
menuntut perusahaan untuk melakukan efisiensi diberbagai aspek produksi. Salah
satu efisiensi yang dapat dilakukan oleh perusaha an adalah mengoptimalkan
kinerja di lapangan dengan melakukan pengaturan tata letak fasilitas dan aliran
bahan sehingga (material handling)
pelaksanaan pekerjaan proyek/produksi dapat lebih efisien, hemat waktu,
frekuensi pekerjaan yang rendah dan ha sil produksi yang optimal. Salah satu
usaha untuk meningkatkan efisiensi adalah dengan melakukan analisa dan simulasi
pada tata letak fasilitas proyek konstruksi.
PT.
Surabaya Panel Lestari adalah salah satu dari sekian banyak anak cabang dari
Olympic Group yang konsisten memproduksi tipe – tipe seperti produk almari,
meja hias, meja belajar, meja kantor dan lain-lain. proses produksi pembuatan
produk dengan menggunakan mesin termasuk aktivitas material handling. Tipe layout lantai produksi pada saat ini berdasarkan
fungsi atau proses yang mengelompokkan mesin yang fungsinya sejenis.
2.
Sistem Prosuksi
PT.
Surabaya Panel Lestari konsisten memproduksi 2 jenis produk yaitu almari dan
meja. meja hias, meja belajar, meja
kantor.
Jumlah
karyawan produksi pada PT. Surabaya Panel Lestari sebanyak 25 pegawai. Gaji
tenaga kerja setiap orang sebesar Rp 1.120.000,-/bulan. Gaji seluruh karyawan
yang bertugas senilai Rp 28.000.000.
Alat Material Handling yang digunakan pada PT. Surabaya Panel
Lestari berupa fixed path equipment yaitu peralatan material handling yang
sudah tetap digunakan dalam proses proses produksi, dan tidak dapat digunakan
untuk maksud-maksud lain. Alat material handling yang digunakan ialah kereta
dorong dengan jumlah 15 unit. PT. Surabaya Panel Lestari juga mempunyai
peralatan material handling yang bersifat fleksibel dapat dipergunakan untuk
bermacam-macam tujuan dan tidak khusus untuk mengangkat bahan-bahan tertentu.
PT. Surabaya Panel
Lestari ini memproduksi
untuk skala menengah.
Kebutuhan sumber daya pun berbanding
lurus. Semakin besar tingkat produksi semakin tinggi tingkat kebutuhan sumber
daya.
Semakin
besar skala produksi semakin kompleks masalah yang dihadapai mulai dari waktu
produksi, biaya produksi, dan faktor – faktor lainnya. Sehingga dibutuhkan ahli
industri untuk merencanakan segala hal yang bersangkutan dengan proses
produksinya.
Lantai produksi PT SPL
memiliki luas 1260 m2 (45m x 28m). Lantai produksi hanya digunakan
untuk proses produksi karena untuk gudang bahan baku sudah ada tersendiri dan
tidak terdapat penyekat antar mesin. Terlihat jelas pengaturan tata letak mesin
pada lantai produksi yang tidak beraturan karena selama ini perusahaan hanya
memanfaatkan tempat kosong untuk meletakkan mesin-mesin produksi.
Lantai produksi PT Surabaya Panel
Lestari memiliki 12 unit mesin yang digunakan dalam proses produksi kedua
produk yang diamati. Berikut mesin – mesin yang digunakan antara
lain :
Tabel
Mesin Produksi Dan Fungsinya

3.
Layout Produksi
Aliran Produksi
Proses produksi berurutan dari
mesin cutting (M1) hingga mesin fininshing (M14). Berikut layout awal
perusahaan:

Layout
Awal Perusahaan
Komponen
– Komponen
Meja
1.
Kaki meja
2.
Papan utuh
3.
Mortise
4.
Tenon
Lemari
5.
Pintu
lemari
6.
Sisi
kiri kanan
7.
List
profile
8.
Rak
9.
Frame
10. Panel
4.
Production Flow Analysis
Production
flow analysisnya sebagai berikut:
KOMPONEN
MESIN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1
1
0
1
0
1
1
0
1
1
0
2
0
0
0
1
0
1
0
0
0
1
3
0
0
1
0
0
0
1
0
0
0
4
0
0
0
0
1
1
0
1
0
0
5
0
0
0
1
1
1
0
0
1
1
6
0
0
1
1
0
0
0
0
0
1
7
0
1
0
0
0
0
1
0
0
0
8
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
9
0
1
0
0
0
1
0
0
1
0
10
1
1
0
0
0
1
0
0
1
0
11
1
1
0
0
0
1
1
1
1
1
12
1
1
0
0
0
1
1
1
0
1
Production
Flow Analysis
Keterangan:
1
: dikerjakan
0
: tidak dikerjakan
Penjelasan Insiden
Matrik
Komponen 1
dikerjakan di mesin 1, 10, 11 dan 12. Komponen 2 dikerjakan dimesin 7, 9, 10,
11, dan 12. Komponen 3 dikerjakan dimesin 1, 3, dan 6. Komponen 4 dikerjakan
dimesin 2, 5, dan 6. Komponen 5 dikerjakan dimesin 1, 4, dan 5. Komponen dikerjakan dimesin 1, 2, 4, 5, 8, 9, 10, 11
dan 12. Komponen 7 dikerjakan dimesin 3, 7, 11 dan 12. Komponen 8 dikerjakan
dimesin 1, 4, 11 dan 12. Komponen 9 dikerjakan dimesin 1, 5, 9, 10,dan 11.
Komponen 10 dikerjakan dimesin 2, 5, 6, 11 dan 12.


KOMPONEN
|
|||||||||||
MESIN
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
|
2
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
|
3
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
|
4
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
|
5
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
|
6
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
|
7
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
|
8
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
|
9
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
|
10
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
|
11
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
|
12
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar